“MENYEGARKAN” KEPENGURUSAN DPD Jateng
April 9, 2010
Musyawarah Daerah Partai Hanura Jawa Tengah pada Mei 2010 diharapkan memberi “penyegaran” terhadap kepengurusan partai itu pada periode lima tahun mendatang, kata Wakil Ketua DPD Partai Hanura Jateng, Maryanto. Semarang, 2/4 (Antara/FINROLL News) – Musyawarah Daerah Partai Hanura Jawa Tengah pada Mei 2010 diharapkan memberi “penyegaran” terhadap kepengurusan partai itu pada periode lima tahun mendatang, kata Wakil Ketua DPD Partai Hanura Jateng, Maryanto. “Penyegaran diharapkan tidak hanya di posisi ketua partai namun juga seluruh pengurus,” katanya, di Semarang, Jumat. Ia mengatakan, Partai Hanura setempat memiliki kader-kader muda yang siap menjalankan roda organisasi termasuk menghadapi Pemilihan Gubernur Jateng Tahun 2014. “Target kami setidaknya Hanura dapat ikut meramaikan pemilihan gubernur mendatang,” katanya. Hal tersebut, katanya, didukung dengan perolehan empat kursi di DPRD Jateng pada pemilu lalu. Ia mengatakan, musda mendatang juga memberi peluang masuknya “darah segar” ke Partai Hanura yang berasal dari luar parpol tersebut. Sejumlah pengusaha di Jateng yang sebagian di antaranya politisi akan memperkuat Hanura. “Datangnya kader-kader baru yang potensial ini akan semakin memperkuat partai pada masa yang akan datang,” katanya. Musda I Partai Hanura Jateng rencananya digelar di Semarang, 15-17 Mei 2010. Sejumlah tokoh yang akan masuk bursa pemilihan ketua antara lain “incumbent” Djoko Besariman, Sekretaris DPD Partai Hanura Jateng, Herman Saragih, dan fungsionaris Partai Hanura yang juga Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Cabang Jateng, Radit Julianto.
sumber asli : http://news.id.finroll.com/nasional/nusantara/245600-musyawarah-daerah-hanura-jateng-diharapkan-menyegarkan-kepengurusan.html
Caleg HANURA No 4 Kec. Kota & Kec. Jati Nur Hanifiyyah, SE (Eva)
October 10, 2008
Bekerja untuk Keunggulan Bangsa
October 10, 2008
09. Bekerja untuk Keunggulan Bangsa
Artinya seluruh kader Partai HANURA:
-
Sadar akan pentingnya membangun bangsa yang berkualitas untuk berkompetisi di pentas global.
-
Sanggup bekerja keras demi kemajuan bangsa.
-
Berjuang melahirkan sumber daya manusia yang unggul.
-
Meneguhkan kembali komitmen mengolah semua potensi sumber daya alam bagi kesejahteraan seluruh bangsa.
Motto ‘Saatnya Hati Nurani Bicara’
October 10, 2008
08. Motto ‘Saatnya Hati Nurani Bicara’
-
Reformasi memang telah memberikan kebebasan, namun harus dibayar mahal dengan hilangnya rasa persaudaraan sebagai bangsa, dan digantikan perasaan yang penuh kebencian, dendam, curiga, saling hujat, bertengkar satu dengan yang lain, bahkan terkadang saling menyerang antar anak bangsa.
-
Keterpurukan ini tidak lain adalah buah dari nafsu yang tidak terbendung, yang tidak dapat dikendalikan.
-
Lawan dari nafsu (dalam Islam disebut nafsu zulmani) adalah kekuatan hati nurani.
-
Saatnya semua elemen bangsa diajak kembali menggunakan hati nuraninya dalam berpikir, bersikap, dan bertindak.
-
Jika hati nurani mulai bicara maka sesama anak bangsa akan saling asih, asah, dan asuh, dan pada akhirnya akan terbangun suasana yang tertib, aman, dan sejahtera.
Struktur Organisasi Partai HANURA
October 10, 2008
07. Struktur Organisasi Partai HANURA
-
Tingkat pusat, tingkat provinsi, tingkat kabupaten/kota, tingkat kecamatan, tingkat desa/kelurahan, bahkan sampai RT/RW.
-
Kepengurusan tingkat pusat terdiri dari Dewan Penasehat, Majelis Pakar, Dewan Pimpinan Pusat dan Organisasi Sayap.
-
Para pengurus dipilih dari tokoh/kader partai yang memiliki komitmen terhadap perjuangan partai.
-
Bagi para pengurus yang mengingkari komitmennya akan terus-menerus dilakukan penggantian secara terus-menerus.
Tugas Pokok Partai HANURA
October 10, 2008
06. Tugas Pokok Partai HANURA
-
Partai membangun organisasi yang solid dan merakyat di semua tingkatan.
-
Melakukan rekrutmen dan kaderisasi serta upaya-upaya taktis dan strategis untuk memenangkan perebutan hati rakyat, pemilu legislatif, pemilihan presiden/wakil presiden dan pemilihan kepala daerah/wakil kepala daerah.
-
Untuk melaksanakan misi partai dalam rangka mewujudkan kemandirian bangsa dan kesejahteraan rakyat.
Misi Partai HANURA
October 10, 2008
05. Misi Partai HANURA
-
Mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa melalui penyelenggaraan negara yang demokratis, transparan, akuntabel, dengan senantiasa berdasar pada Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
-
Melahirkan pemimpin yang bertakwa, jujur, berani, tegas, dan berkemampuan, yang dalam menjalankan tugas selalu mengedepankan hati nurani.
-
Menegakkan hak dan kewajiban asasi manusia dan supremasi hukum yang berkeadilan secara konsisten, sehingga dapat menghadirkan kepastian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
-
Membangun sumber daya manusia yang sehat dan terdidik yang didasari akhlak dan moral yang baik serta memberi kesempatan seluas-luasnya kepada kaum perempuan dan pemuda untuk berperan aktif dalam pembangunan bangsa.
-
Membangun ekonomi nasional yang berkeadilan dan berwawasan lingkungan serta membuka kesempatan usaha dan lapangan kerja yang seluas-luasnya untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan rakyat.
-
Memberantas korupsi secara total dalam rangka mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan bermartabat.
-
Mengembangkan Otonomi Daerah untuk lebih memacu pembangunan di seluruh tanah air dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Visi Partai HANURA
October 10, 2008
04. Visi Partai HANURA
-
Kemandirian Bangsa
Bangsa Indonesia saat ini terasa tidak mandiri lagi. Banyak tekanan dan intervensi asing yang sudah merajalela merugikan kehidupan seluruh bangsa. Kita harus rebut kembali, bangun kembali kemandirian kita dalam penyelenggaraan negara. -
Kesejahteraan Rakyat
Sebuah kata yang sudah sangat sering diucapkan tetapi sangat sulit diwujudkan. Semua kader Partai HANURA yang juga calon pemimpin bangsa, di benaknya harus selalu tertanam kalimat ‘kesejahteraan rakyat Indonesia’, sekaligus mampu berusaha menghadirkannya.
Azas, Ciri, dan Nilai Dasar Perjuangan Partai HANURA
October 10, 2008
03. Azas, Ciri, dan Nilai Dasar Perjuangan Partai HANURA
-
Ketakwaan; dalam gerak langkahnya senantiasa mendasarkan pada nilai etika dan moralitas atas dasar Ketuhanan Yang Maha Esa.
-
Kemandirian; pribadi yang bermartabat dengan mengutamakan sumber daya manusia dan sumber daya alam untuk keunggulan bangsa, tanpa harus bergantung pada pihak lain dan terbebas dari intervensi pihak asing.
-
Kebersamaan; selalu menjalin keharmonisan dari keberagaman etnis, suku, agama, bahasa, dan adat istiadat.
-
Kerakyatan; peka dan tanggap terhadap aspirasi, tuntutan, kondisi, dan harapan rakyat serta konsisten dalam memperjuangkannya.
-
Kesederhanaan; selalu mengedepankan sikap dan perilaku yang bersahaja.
Lambang Partai dan Penjelasannya
October 10, 2008
02. Lambang Partai dan Penjelasannya
-
Gambar lambang berbentuk empat persegi panjang dengan warna putih-merah-putih mendatar, pada bagian merah bertuliskan HANURA warna putih dengan ujung meruncing berbentuk anak panah melesat maju menembus warna coklat tanah dan pada bagian putih bawah tertulis PARTAI HATI NURANI RAKYAT warna hitam.
-
Arti warna pada lambang:
Lambang terdiri dari warna putih, merah, hitam dan coklat tanah.
a. Warna putih bermakna kesucian dalam mengemban amanah hati nurani rakyat.
b. Warna merah bermakna keberanian dalam menghadapi berbagai tantangan perjuangan.
c. Warna coklat tanah bermakna kearifan dalam mewujudkan kemandirian bangsa dan kesejahteraan rakyat.
d. Warna hitam bermakna keteguhan hati dan ketegasan sikap dalam mencapai cita-cita perjuangan. -
Arti simbol pada lambang:
a. Anak panah bersudut lima melambangkan cita-cita yang akan dicapai berlandaskan Pancasila.
b. Tulisan HANURA di tengah anak panah melambangkan derap langkah perjuangan Partai yang selalu bergerak maju mengemban amanah hati nurani rakyat.
c. Gambar lambang berbentuk empat persegi panjang bermakna komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam wadah NKRI. -
Arti lambang secara keseluruhan adalah Partai HANURA sebagai pengemban amanah suci hati nurani rakyat, senantiasa teguh berjuang menghadapi berbagai tantangan untuk mewujudkan kemandirian bangsa dan kesejahteraan rakyat berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.


